Jun01

Akhirnya, Karimunjawa Teraliri Listrik 24 Jam

info no responses

89a90f8a-1494-450f-b8ca-d7073d4cede8_169

 

Karimunjawa – Aliran listrik di Kepulauan Karimunjawa, Jawa Tengah, akhirnya bisa dinikmati warga selama 24 jam. Meski baru di dua pulau yaitu Karimun dan Kemujan, namun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang baru saja beroperasi memberikan harapan pengembangan pariwisata dan kehidupan bagi warga setempat.

PLTD berkapasitas 2 x 2 megawatt itu berada di Legon Bajak, Dukuh Telaga, Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Pembangkit listrik tersebut diresmikan hari ini oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Direktur Bisnis PT PLN Jawa Bagian Tengah Nasri Sebayang, Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi, Danrem 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa, dan Sekda Jepara Sholih.

Ganjar mengatakan PLTD Legon Bajak yang berdiri di lahan seluas 1 hektare itu direncanakan beroperasi bulan Juli. Tapi ternyata PLN bisa mempercepat prosesnya dan setelah uji coba selama 5 hari, PLTD itu dinyatakan layak.

“Targetnya sebenarnya Juli baru operasional, ternyata bisa lebih cepat dua bulan, terimakasih untuk PLN yang telah bekerja keras dan warga yang merelakan tanahnya untuk jadi pembangkit ini,” kata Ganjar pada siaran pers yang diterima detikcom, Senin (30/5/2016).

Sempat ada kendala pada PLTD yang dibangun oleh PT Indonesia Power, yang merupakan anak perusahaan PT PLN itu. Kendalanya yaitu komponen pembangkit utama tidak tersedia sehingga merelokasi PLTD dari Pontianak.

“Ini mesin relokasi dari Pontianak, tidak masalah, untuk sementara saja karena yang penting listrik bisa dinikmati dulu. Tolong dirawat, ini aset penting,” kata Ganjar.

Sementara itu Nasri Sebayang menambahkan, dengan kesuksesan menyalakan listik 24 di Karimunjawa, maka bakal ada permintaan untuk pembangkit serupa di berbagai pulau di Indonesia. PT PLN pun akan menggunakan Karimunjawa sebagai percontohan.

“Setelah ini pasti pulau-pulau lain akan meminta ke kami. Ini yang kami tunggu karena tidak bisa PLN sendiri, butuh dukungan kepala daerah, dukungan gubernur dan semangat kekeluargaan seperti di Jawa Tengah. Kami ingin menggunakan listrik Karimunjawa sebagai model untuk diterapkan di pulau-pulau lain,” tegasnya.

Sebelum PLTD Legon Bajak dioperasikan, ada tiga PLTD yang aktif menerangi sebagian pulau di Karimunjawa selama 12 jam. Yaitu PLTD Karimunjawa 250 kVA + 500kVA, PLTD Kemujan 2x100kVA, dan PLTD Nyamplungan 100kVA. Saat ini sedang diproses pengajuan tambah daya 233 pelanggan dan pasang baru 42 warga Karimunjawa.

“Agar listrik dapat dinikmati lebih banyak lagi penduduk, kami sedang memproses pembangunan PLTMG 2 x 4 Megawatt,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>